Tio Pakusadewo Janji pada Anak Tak akan Pakai Narkoba Lagi

JawaPos.com РBebas dari jeratan kasus penyalahgunaan obat terlarang, aktor senior Tio Pakusadewo kembali bangkit dan mulai berkarya kembali. Dia akan menggelar pertunjukan teater bertajuk Untuk Ibu: Kasih Anak Sepanjang Jalan, Kasih Ibu Sepanjang Masa.

Langkah Tio Pakusadewo kembali bangkit itu didukung oleh keluarga dan orang disekitarnya. Dukungan tersebut membuat sang aktor semakin bersemangat untuk berkaya lebih baik lagi.

“Banyak sekali, dan saya bersyukur didukung sama anak-anak, didukung sama temen-temen yang baik, didukung sama patner kerja yang baik. Saya bersyukur,” ujar Tio saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).

Tetapi, sebagai seorang ayah, Tio mengaku tidak layak menjadi contoh yang baik buat anak-anaknya. Apalagi, terkait kasus narkoba yang menjeratnya. Oleh karena itu, dia meminta untuk tidak dicontoh. Sebaliknya, mengambil hal yang baik saja untuk dicontoh.

“Saya bilang sama dia, saya ini contoh buruk. Contoh buruk yang pernah ada di muka bumi, ya saya. Jadi, kamu jangan ambil buruknya. Bahwa saya juga punya kelebihan di tempat lain, itu yang kamu ambil,” kata Tio pada anak-anaknya.

Namun, Tio mengaku siap untuk berubah. Sepertinya, pengalaman masuk penjara dan menjalani rehabilitasi karena pemakaian obat terlarang menjadi pelajaran tak terlupakan buatnya. Bahkan, Tio berjanji pada anaknya tidak akan mengulangi perbuatan buruknya tersebut.

“Saya selalu jujur kepada anak-anak saya. Kalau saya punya kesalahan, ya saya ngaku salah, betul ini salah ku, dan ini keburukanku. Tapi kamu liat nanti bahwa saya nggak perlu cari alasan kenapa saya belum ngap-ngapain, tapi waktu yang menentukan bahwa saya tidak akan mengecewakan mu lagi pada waktunya,” pungkas Tio.

Ditemui di tempat yang sama, putri Tio Pakusadewo, Patrisha Pakusadewo, meyakini bahwa sang ayah adalah sosok yang mau belajar dari kesalahan. Oleh karena itu, dia mengaku selalu berdoa untuk sang ayah jauh dari hal buruk.

“Yang aku kasih ke papa pasti setiap hari doa. Sama dukungan itu nggak pernah berhenti. Kalau yang aku dapet, ya semua orang punya kesalahan. Tapi belum tentu semua orang ada keinginan untuk berubah, dan papa mau,” pungkas Patrisha.

(agi/JPC)